156.
Muhammad bin al-Muntasyir berkata, "Aku menyebutkan hal itu
kepada Aisyah, (dalam satu riwayat: Aku bertanya kepada Aisyah, lalu
aku sebutkan perkataan Ibnu Umar, 'Aku tidak suka melakukan
ihram dengan memakai wangi-wangian.' 1/72)[8]
lalu ia (Aisyah) berkata, 'Mudah-mudahan Allah memberi
rahmat kepada ayah Abdur Rahman (yakni Ibnu Umar). Aku pernah
memakaikan harum-haruman kepada Rasulullah saw, lalu beliau
mengelilingi (mencampuri secara bergantian) istri-istri
beliau, kemudian pagi-pagi beliau ihram dan memercikkan
harum-haruman (minyak wangi)'"
157. Anas bin Malik berkata, "Nabi Muhammad صلی الله عليه وسلم
selalu mengelilingi (mendatangi) istri-istri beliau pada
satu malam dan siang, dan mereka ada sebelas orang wanita
(dalam satu riwayat: sembilan orang wanita, 6/117)." Salah
seorang yang meriwayatkan hadits ini (yakni Qatadah)
berkata, "Aku bertanya kepada Anas, 'Apakah beliau mampu
melakukan hal itu?' Ia menjawab, 'Kami katakan bahwa beliau
diberi kekuatan tiga puluh orang.'"
[8]
Imam Muslim menambahkan (4/12-13), "Sungguh, seandainya aku
melabur dengan aspal lebih aku sukai daripada berbuat begitu."
Aku (al-Albani) berkata, "Ibrahim an-Nakha'i dan lain-lainnya mengingkari sikap Ibnu Umar itu, mengingat riwayat Aisyah, sebagaimana akan disebutkan pada Kitab ke-25 'al-Hajj', Bab ke-18."
Aku (al-Albani) berkata, "Ibrahim an-Nakha'i dan lain-lainnya mengingkari sikap Ibnu Umar itu, mengingat riwayat Aisyah, sebagaimana akan disebutkan pada Kitab ke-25 'al-Hajj', Bab ke-18."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar